Kisah Langit Merah, Keberanian Untuk Tetap Melangkah

Buku adalah jendela dunia, kata orang bijak. Seperti juga berbagi hal di dunia ini yang punya dua sisi, buku bisa saja berisi hal fiksi dan non fiksi. Bahkan buku juga bisa berisi fiksi dari fakta dan fakta dari fiksi. 



Kisah Langit Merah ditulis oleh Bubin Lantang ini berkisah tentang perjuangan hidup seorang pemuda bernama Langit Merah ini dengan cintanya pada wanita  dan  cintanya pada pekerjaannya sebagai seorang wartawan sebuah koran nomer satu di Indonesia. Lahir dari keluarga yang kurang berada, Langit sering berbagi lauk dan mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan karena bermata sipit. Dengan segala hal yang dilaluinya di masa kecil membuat Lintang tumbuh menjadi sosok yang ambisius walaupun sempat tergoda juga kenakalan remaja. 

Saat beranjak dewasa, cita-citanya menjadi wartawan membawa dia ke Belanda untuk menggapai gelar Master. Tak perlu banyak waktu Langit berhasil membuktikan bahwa surat kabar yang menghirednya menjadi wartawan tidak salah memilihnya. Namun disaat yang sama Langit akhirnya dapat mencium kebusukan  sisi-sisi wartawan dan media yang  bisa diatur oleh penguasa,pengusaha atau siapa sajalah yang punya uang,

Berada di kawasan dimana wartawan dan media bisa disuap dan karakter seseorang bisa disulap, tentu tidak mudah bagi Langit. Koruptor bisa jadi pahlawan, saham bisa di permainkan, iklan bisa jadi berita dan berita bisa di jadikan alat pemerasan. Gak mau berita buruk lo jadi headline? Bayar.. Gak bayar, tunggu aja ntar di blow up. Beberapa kejadian nyata yang terjadi dalam pemberitaan juga di masukkan sebagai penggambaran karakter dan dinamika hidup Langit Merah. Membuat pembacanya bertanya, Betulkah begitu? 

Kisah Langit Merah memberi cermin bagi kita bahwa perlu keberanian untuk melangkah dan setiap perjalanan hidup seseorang adalah sebuah petualangan yang bisa saja bertabur benci, sakit hati, penghianatan dan impian.
Petualangan bukanlah sekadar pergi dari satu tempat ke tempat lain, mengunjungi tempat-tempat jauh dan menyaksikan hal-hal baru. Petualangan bukan sekadar mengajak derap langkahmu menuju tempat-tempat asing yang kau idamkan. Petualangan adalah pergi tanpa titik tujuan, membiarkan dirimu tersesat, mencari, dan memilih; dan kamu tak tahu kapan harus pulang. 
Bisakah Langit bertahan menjadi wartawan yang bersih ditengah gempuran permainan kotor dalam profesinya? Silahkan dibaca sendiri. Jangan khawatir, novel ini tidak melulu membahas kerasnya kehidupan pekerjaan menjadi wartawan, ada kisah cintanya juga kok. Tapi gak pasaran. Kisah Langit Merah bisa menjadi pilihan bacaan novel petualangan drama kehidupan dari dunia pemberitaan. 

1 comment:

  1. Kayaknya seru nih ceritanya Mak. Masukin list ah..:)

    ReplyDelete

Silahkan share postingan ini jika suka, tapi.. jangan dicopas ya. Boleh banget titip komen tapi gak perlu mencantumkan url blog kamu di badan komen. Cukup isi nama dan url blog kamu di bagian name and url. Otomatis keliatan dan akan saya BW kembali. Sering-sering mampir, ya! A happy reader is one of my excitement of being blogger. Terima kasih sudah berkunjung.

Powered by Blogger.