5 Langkah Memulai Channel YouTube

Setelah di postingan sebelumnya saya sedikit memberi gambaran tentang event YouTube Creator's Day di Makassar, and i even made a video to introduce you to my YouTube Channel, now it's time to talk more about it. 

YouTube sebenarnya gak asing bagi kita. Faktanya, ada 1 milyar pengguna YouTube per bulan, 4 milyar views per hari, 6 juta jam video ditonton setiap bulannya dan diestimasi 300 jam video yang diupload ke YouTube per menit dari 73 negara. How cool is that?


Why Do I Need YouTube? 

Ngaku deh, ke mana kita mencari video music terbaru dari One Direction, Adele, Taylor Swift, Psy, Super Junior, Big Bang, EXO dan masih banyak musisi lainnya kalau bukan di YouTube. Music memang merupakan topik yang paling banyak di cari di YouTube sepanjang tahun 2014. Jangankan musik, mau nonton variety show Korea aja bisa kok di YouTube. Belajar masak, cara dandan, bahkan belajar statistik pake SPSS (ini gue....) juga ada. Kata dosen saya,"Apa sih yang tidak bisa kita temukan di YouTube?" For some people, YouTube can be really helpful to make them understand better of one topic rather than just read the manual. Visual rocks, babe!

Bener loh! Ada sebuah channel YouTube di Thailand yang khusus membahas tentang mancing (ikan yaah.. bukan mancing cowok apalagi keributan). Subscribernya sampai 40 ribu orang. Di negara yang sama, ada juga channel make up tutorial. Bukan buat dandanin kita tapi  buat dandanin mayat. Dan itu subcribernya juga banyaaaak banget. Di banyak negara juga bermunculan channel yang memperlihatkan orang maen game. Halah! Apa menariknya coba? Eh tapi buat para gamers itu seru loh.. Makanya subscriber dan viewsnya juga banyak banget. 


Pics from watchmojo.com

Masih banyak lagi channel lain di seluruh jagad YouTube yang ternyata gak cuma sekedar sebagai hiburan buat penontonnya, tapi juga bisa membuka dunia baru bagi banyak orang termasuk creatornya. Masih ingat asal muasal Justin Bieber bisa seterkenal sekarang? Yes, he's one of YouTube shooting stars yang bersinar melalui video-video amatirnya yang sedang bernyanyi dan ditonton oleh banyak orang hingga menarik perhatian produser musik. Michelle Phan, adalah seorang YouTuber yang awalnya cuma seneng berbagi tutorial make up dengan menggunakan webcam laptopnya, sekarang sudah dikontak Lancome bahkan punya brand make up sendiri. Ih, keren banget kan ya? 

Banyak orang yang mempergunakan YouTube accountnya hanya untuk sekedar menjadi penonton dari semua kreasi-kreasi orang lain. Apa itu salah? Gak juga. Tapi gimana kalau ada skill tertentu dari diri kita yang pantas dishare dan berguna untuk orang banyak? Why you should hide behind the display of your gadget when you have so much to offer rather than just watching? You can do something, too. You can be YouTube creator, too. We can be YouTubers. 

Semua Berasal Dari Hobi 

Di Indonesia sudah banyak loh selebrities kondang yang lahir dari YouTube atau mempergunakan YouTube sebagai partnernya. Sebut saja Raditya Dika, Skinny Indonesian24, malesbangetdotcom, Endho Zell, Chandra Liow dan beberapa nama lainnya. Mereka ini tidak bernyanyi juga tidak berbagi trik make up tapi lebih kepada hal-hal sehari-hari yang dibungkus secara komedi dan kadang gak kepikiran sama orang lain. Malah channel Kok Bisa membuat konsep hal yang sulit dimengerti orang lain menjadi.. makin sulit eh, jadi lebih mudah dipahami. At least, begitulah harapan mereka. 

Dan jika kita (kamu, saya dan orang-orang yang bakal kamu share postingan ini) ingin seperti mereka, sebenarnya gak susah. Kalau kata mba Niken Sasmaya (Strategic Partner Team Lead YouTube South East Asia and New Zealand),"Semua berasal dari hobi." 

Sama seperti para blogger menuliskan apa yang mereka suka atau hobi yang mereka tekuni, begitu pula para YouTuber. 


Raditya Dika senang menulis dan stand up comedy, dia berbagi tentang stand up comedy dan skenarionya yang divideokan. Michelle Phan senang dandan, maka dia buat channel tutorial make up. Justin Bieber suka nyanyi, dia buat channel YouTube yang isinya video dia nyanyi. 

We can start make a YouTube channel based on what we're into. Nah, sekarang kamu sukanya apa? Suka masak? Banyak tuh YouTubers yang bikin channel masak. Suka jahit? Ada kok yang share tutorial jahit menjahit. Suka matematika, fisika, biologi, statistik atau bahasa? Ada banyak tutorial how to mempelajari hal-hal tersebut. Buat channel video editan kreasi sendiri (kek YouTube Channel Vita Masli), bisa banget! 

Tapi gue kan blogger. Gue gak perlu jadi YouTuber. 

Terserah sih, but you know what? Saat ini orang lebih gampang menerima satu pesan melalui visual. Ada hal-hal yang lebih mudah dijelaskan melalui gambar atau video, kata salah satu dosen saya. Faktanya, postingan di blog dengan visual kemungkinannya lebih besar untuk dishare di social media dan menjadi viral dibanding yang sepi dengan visual. 

I'm not saying being blogger bakal basi, tapi dengan memvideokan content blog kita dan memblogkan isi video kita, isn't that better? If you find it hard to write, YouTube it aja! 


How To Start Your Own YouTube Channel 

Sebenarnya gak susah kok untuk memulai mempunyai channel YouTube kamu sendiri. Ini dia tips dari team YouTube South East Asia and New Zealand yang saya serap dari event YouTube Creator's Day di Makassar : 

1. Punya Akun YouTube

Hal paling dasar adalah pastikan sudah punya YouTube account. Untuk yang sudah punya akun Gmail, sebenarnya secara otomatis sudah memiliki akun YouTube. Tinggal sign up aja di website YouTube pake akun gmail kamu, isi data yang perlu dan paling akhir klik 'create YouTube account'. Voila.. welcome to YouTube! 

2. Upload Video Pertama 

Ya iyalah.. gimana caranya mau punya channel YouTube sendiri kalau gak punya video untuk ditonton? Cukup sekedar say hi ke jagad raya YouTube via webcam laptop atau camera smartphonemu juga tak mengapa. Bisa juga foto-foto yang disambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia  lewat aplikasi video sederhana. Malu menampilkan diri kamu dalam video? Gak masalah. Saya juga awalnya gitu. For first starter, gak perlu yang ribet-ribet deh. Just do it! 


3. Buat dan Atur Konten di Channel 

Channel YouTube itu seperti channel televisi yang isinya tayang-tayangan sesuai dengan niche yang kamu suka. Bisa tentang musik (yg suka cover lagu, boleh loh show up your performance), cerita keseharian, tutorial, film pendek, apa aja yang kamu suka. Saya misalnya, berhubung suka ngedit video dan kebetulan kurang sreg dengan salah satu musik video K-Pop, akhirnya saya buat versi action dari musik video aslinya dengan gabungan beberapa footage sebagai video YouTube pertamaku. 


Jika punya beberapa jenis konten yang berbeda, kita bisa mengatur konten tersebut sama seperti kita mengatur category di blog. Atur semua konten dalam kategori-kategori yang kita buat agar memudahkan pengunjung dan sekaligus bisa menjadi cara agar mereka lebih lama di channel kita. 

4. Berinteraksilah dengan Fans 

Ceileeh.. belum apa-apa sudah punya fans aja. Tapi begitulah team YouTube menyebut pengunjung yang subscribe atau hanya sekedar nonton dan memberi komentar di video kita. Ya, sama halnya jika postingan di blog kita dikomentari pembaca, kita pun sebaiknya membalas komen tersebut untuk menciptakan interaksi. Tidak hanya lewat berbalas komen, kita juga berinteraksi langsung dengan subscriber kita melalui live video seperti yang dilakukan Miley Cyrus beberapa waktu lalu saat peluncuran single terbarunya. Dengan begitu jarak antara fans dan artis seakan tidak ada, malah seperti ngobrol dengan teman saja. Rasanya jadi lebih akrab, gitu kan..?

5. Tunjukkan Sisi Personal 

Apakah kamu humoris, lucu-lucu menggemaskan, tampang serius tapi kalau ngomong sudah kek stand up comedy-an, penyiar yang sekaligus blogger dan suka ngedit video K-POP/ OST K-Drama (itu gueeee!!!), tunjukkan sisi personal kamu dalam video-video yang kamu upload. It can be your personal branding. 

Pemirsa suka merasa seperti mereka adalah bagian dari society atau percakapan. Jika kita bisa membuat mereka merasakan keduanya, mereka akan tetap mangkal di channel kita. Kesempatan untuk menunjukkan brand diri yang baik dengan optimal bisa membawa kita lebih dekat pada impian. Menjadi partner YouTube dan mendapatkan revenue,  just like all YouTubers yang sudah sukses dan kamu subscribe itu. Oya betewe, sudah subscribe YouTube Channel Vita Masli ? Subscribe dong please.. yah.. yah.. yah... 

Next Post : Partnering With YouTube and Make Revenue From Your Videos 

Nah itu dia beberapa tips hasil workshop YouTube Creator's Day di Makassar. See, gak sulit kan untuk memulai channel YouTube kamu sendiri? Sebenarnya tanpa event ini YouTube sudah terkenal kok, konten video di YouTube juga sudah banyak. Tapi ternyata, YouTube berharap, dengan semakin banyak creator dan talent yang bisa ditemukan akan membuat YouTube jadi lebih 'berwarna' dengan konten dari keberagaman skill. Dan Indonesia sangat punya potensi untuk itu. 

Nah loh, sekarang pertanyaannya : Kamu siap gak? 

Since you already know how to start your own YouTube channel, saya jadi penasaran kira-kira kalau kamu punya YouTube Channel kontennya seperti apa sih? Silahkan berbagi di sini dan jangan ragu untuk memulainya. If they can do it, you can do, too. Let's start your own YouTube Channel! 

15 comments:

  1. Baru tau kalo youtube juga bisa kaya gini. Jarang sih buka, soalnya ngabisin kuota. -,-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penyakit orang Indonesia sih yah.. samaa kitaaa. Fakir quota. Tapi sebenarnya kalo pengen serius, yg tadinya fakir ntar gak bakal kepikiran lagi kok. Bisa numpang wifi kan buat upload video..

      Delete
  2. saya punya akun toutube baru sekedar utk simpan video pendek anak2 biar gampang upload ke blog :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nahh itu mak, bisa banget dikembangkan jadi partner YouTube dan dapat revenue. Aku post di postingan berikutnya yah..

      Delete
  3. Belum pede punya akun yutup :(
    harus belajar videografi dulu, dan akunya sendiri masih suka gagu kalo depan kamera hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak harus juga sih, Dit menurutku. Nyante aja, kek ngomong ama temen.

      Delete
  4. Belum kepikiran yah untuk beralih yah.

    Hihihii..
    Ga ada ide ih kalau harus terjun ke yutub

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sukanya apa? Itu aja yang dijadikan topik.

      Delete
  5. Akun youtube sih sudah ada, cuma membuat videonya yang masih gaptek :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di edit di smartphone juga bisa kan..

      Delete
  6. Udah punya akun youtube, tapi baru cuma buat subscribe youtubers (bener gak sih namanya :D)
    Pengen juga sih bisa bikin video sendiri trus upload di youtube, harus belajar nih, bisa jadi resolusi buat tahun depan :)

    ReplyDelete
  7. Selain musik dan film yang full version, aku lagi suka cari video youtube yang make up tutorial hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyaaaak.. banget di YouTube mak :D

      Delete
  8. Min aku mau nanya dong, kalo kamu nge post ost drama korea ke youtube terus kamu mengizinkan iklan tayang disitu, itu termasuk menggar hak cipta gak sih min? Tolong infonya yaaa makasihhh

    ReplyDelete

Silahkan share postingan ini jika suka, tapi.. jangan dicopas ya. Boleh banget titip komen tapi gak perlu mencantumkan url blog kamu di badan komen. Cukup isi nama dan url blog kamu di bagian name and url. Otomatis keliatan dan akan saya BW kembali. Sering-sering mampir, ya! A happy reader is one of my excitement of being blogger. Terima kasih sudah berkunjung.

Powered by Blogger.