Review K Drama : Reply 1988

Siapa di sini yang sudah nonton drama Korea : Reply 1988? Sudah nonton atau pun belum sempat, yuk merapat. Saya pengen curhat  membahas drama bagian 'Reply Series' yang sukses membuat penasaran dan mengaduk-aduk perasaan seperti  Reply 1997 dan Reply 1994. Kali ini Reply 1988 gak kalah bikin air mata bercucuran hingga tertawa ngikik tengah malam (sorri.. bukan kuntilanak tapinya yah).

So this is my review of Reply 1988. Don't worry,  I  promise no spoiler. So please continue reading.


The Story 


Mari kita kembali ke tahun 1988, teman-teman. Tahun dimana Seoul - Korea Selatan menjadi tuan rumah Olimpiade, hairspray dan mouse wajib digunakan di rambut, celana jeans baggy dan dengerin lagu masih pake walkman.  Pemuda pemuda pengen jadi Tom Cruise dan cewek-cewek ngefans berat dengan New Kids On The Block. Seluruh keluarga masih nonton televisi bareng di ruang keluarga. Boro boro ada internet, telepon rumah aja sudah syukur. Curhat saja masih pake buku catatan kok, bukannya di upload ke blog. 

Dengan segala 'keterbatasan' yang mungkin bikin gerah orang jaman sekarang, lima keluarga di lorong Ssangmun-dong, Dobong District, utara kota Seoul menjalani hari-hari mereka. Memang sedikit berbeda dengan dua series Reply sebelumnya, Reply 1988 lebih fokus pada kisah keluarga. Sebenarnya Reply 1988 terinspirasi dari sebuah drama lawas tahun 1986 yang sempat tayang bertahun-tahun di  MBC berjudul Three Families Under One Roof. Dari konsep inilah Reply 1988 dimulai dengan kehebohan persiapan olimpiade Seoul 1988 membuka kisah dari beberapa keluarga dengan latar belakang dan kepribadian yang berbeda ini. Melalui anak-anak dari kelima keluarga itu cerita Reply 1988 mengalir, mengikat satu demi satu sisi dari lima keluarga ini  lengkap dengan kisah percintaan dan mistery husband khas Reply Series yang bikin greregetan.

The Cast  


Sung Deok Seon 


Anak kedua dari tiga bersaudara keluarga Sung yang punya banyak hutang. Deok Seong mempunyai seorang kakak perempuan yang sangat galak dan seorang adik lelaki yang tampangnya lebih tua dari usianya. Sebagai anak tengah Deok Seon sering merasa 'terlupakan' oleh ayah dan ibunya. Meski bukan siswa yang pintar seperti kakaknya, Deok Seon adalah anak yang baik dan gampang bergaul. Berhubung teman sepergaulannya lebih banyak lelaki, Deok Seon menjadi sedikit tomboi. Dia baru mengenal make up ketika terpilih sebagai salah satu pembawa papan nama kontingen di Olimpiade 1988. Di saat itu pula dia mulai naksir pada salah satu teman sepergaulannya di Ssangmun-dong.


Sung Deok Seong diperankan oleh Hyeri, member girlband Girls' Day. Sebagai idol, Hyeri awalnya dipandang sebelah mata bahkan banyak yang menghujat terpilihnya dia sebagai pemeran utama di Reply 1988. Hyeri dianggap tidak tahu berakting dan akan menghancurkan reputasi Reply series. Banyak yang berkomentar tidak akan menonton Reply 1988 jika Hyeri terpilih sebagai pemeran utama. Nyatanya Hyeri berhasil memperlihatkan pilihan team Reply padanya tidak salah.

Menurut saya dan banyak penonton Reply 1988 lainnya setuju, Hyeri bisa membawa karakter Sung Deok Seon menjadi hidup. Hyeri juga tidak takut terlihat jelek atau jaga image karena dia idol. Dia bisa ngedance gila-gilaan, emosi Deok Seon saat senang dan sedih bisa diperlihatkannya dengan baik. Gak kalah dengan Jung Eunji atau Go Ara di Reply 1997 dan Reply 1994.

Kim Jung Hwan 


Maknae dari keluarga Kim yang cukup unik ini suka menggerutu, sarkastik dan sering menjadikan Deok Seon sebagai bulan-bulanan kata-kata sadisnya. Gak ada kesempatan dimana mereka gak beradu mulut sampai pukul-pukulan dan dorong-dorongan. Dilihat dari kelakuannya pada Deok Seon, gak nyangka aja kalau anak ini cerdas, siswa renking satu dan jago maen sepakbola. Sayangnya dia kurang ekspresif, terlalu banyak pertimbangan dan kurang peka pada perasaan orang lain. Nyokapnya aja nyerah duluan melihat anaknya yang sangat tertutup dan jarang curhat ini. Padahal sebenarnya anak ini baik, gak pelit dan setia kawan walaupun sering berlebihan minta uang saku, hihihi.. 


Kim Jung Hwan diperankan oleh Ryu Jun Yeol, aktor yang memulai karirnya di film-film indie dan teater. Sebelum di casting untuk peran Kim Jung Hwan, Ryu Jun Yeol sudah bermain di film Socialphobia bersama Byun Yo Han ( Han Seok Yool - Misaeng) dan Glory Day dengan Suho EXO dan Ji Soo. Jun Yeol juga sempat menjadi cameo di drama The Producer sebagai teman seangkatan Kim Soo Hyun sebagai PD baru. Gak pada nyadar kan? Samaaaaaa.. aku pun, kakak. Hahaha..

Choi Taek


Tipikal cowok tenang, pendiam yang tidak suka keramaian. Choi Taek anak satu-satunya yang tinggal berdua dengan ayahnya sejak ibunya meninggal saat ia masih kecil. Taek adalah pemain baduk yang sudah meraih gelar grand slam master di usia muda. Demi mengejar passionnya bermain baduk, dia rela tidak meneruskan sekolah.

Di mata orang lain, Taek adalah anak muda jenius dengan IQ tinggi yang membuat orang terkagum-kagum sampai ada fans clubnya segala. Di mata teman-teman kecilnya di Ssamun-dong, Taek tidak lebih dari orang yang tidak bisa membuka tutup yogurt atau menyumpit kimchi. Tapi, semua sayang Taek bahkan memperlakukannya seperti harta karun nasional. Soalnya anaknya baik, sopan dan mau aja diminta mentraktir apa aja. Taeki yaaa.. traktir saya juga, dong! 


Choi Taek diperankan oleh Park Bo Gum. Saya gak begitu memperhatikan Bo Gum sebelum dia main di Reply 1988, padahal anak ini tiap Jumat wara-wari di KBS jadi MC Music Bank bareng Irene Red Velvet. Bo Gum juga sempat maen di drama-drama yang saya lewatkan begitu saja seperti Hello Monster dan Neil Cantabile. Dia juga sempat jadi cameo di The Producers dan beberapa drama lain tapi gak begitu menarik perhatian saya. Sejak dia main di Reply 1988, akhirnya malah kepikiran pengen nonton drama-dramanya. Hahahaha.. iyaaaah saya emang anaknya gitu.

Sunwoo


Diantara mereka berlima, Sunwoo adalah anak yang paling 'normal'. Tipikal anak baik, pintar, ketua OSIS, favorit guru, sayang ibu dan adik gitu lah. Sejak ayahnya meninggal dunia, Sunwoo memposisikan dirinya sebagai pelindung bagi ibu dan adik kecilnya Jinjoo (ini anak sumpeh lucunya sebelas dua belas dengan Song Manse). Dia berusaha selalu menjaga perasaan ibunya agar tidak sedih. Masakan ibunya yang gak enak pun dihabisin sehabis-habisnya. Dia juga gak mau ngerepotin ibunya minta ini itu. Selain itu Sunwoo juga sayang sekali pada mendiang bapaknya. Husband material banget kan? 


Sunwoo diperankan oleh Go Kyung Po yang sebelumnya sudah bermain di drama Flower Boy Next Door, Neil's Cantabile, Warm and Cozy dan beberapa drama lainnya. 

Dong Ryong 


Anak bungsu dari kepala sekolah SMU Ssangmudong yang kocak habis. Diantara mereka berlima, Dong Ryong ini adalah tim hura-hura yang paling gaul. Senang ngedance, bisa nyanyi, suka nonton konser dan hobi ngajakin teman-teman cowoknya nonton film bokep. Tampangnya mungkin kurang bisa dipercaya, tapi Dong Ryong cukup bijaksana dan selalu siap memberi saran-saran terbaik saat sahabat-sahabatnya curhat. 


Ryu Dong Ryong diperankan oleh Lee Dong Hwi lebih dikenal di dunia layar lebar. Saya sendiri ngeh pada penampilan Lee Dong Hwi di film Beauty Inside padahal sebelumnya dia sempat main di film Fashion King bersama Joo Won, Veteran dan The Sound of a Flower dengan Suzy. Sebelum main di Reply 1988, Lee Dong Hwi juga bermain di drama Gunman in Joseon dan  Divorce Lawyer in Love.

Selain kelima Kids On The Block ini, keluarga mereka juga kebagian porsi cerita. Tentang mereka nanti dibahas di bagian berikutnya yah.. :D 



The Controversy 


Serial Reply memang selalu menimbulkan kontroversi diantara penonton, apalagi kalau bukan gara-gara tebak-tebakan mistery husband. Dulu ketika nonton Reply 1997 writernim bikin gregetan antara YoonJae atau Taewoong, Reply 1994 Trash Oppa atau Chilbong  Nah sekarang di Reply 1988 saya merasa sudah cukup pengalaman di PHPin Lee Woo Jung, penulis skenarionya. Eh ternyata masih di episode ke 6 sudah ketipu aja. Rese nih writer nim makin jago aja.  Saking jagonya, ending Reply 1988 banyak menuai kritikan ketidak puasan dari penonton. 

"Kenapa sama si *************** ? Kenapa bukan sama **************** ? Bukannya kelakuan suaminya lebih mirip kelakuan si *************** daripada si **************** ? Waaaeeeee??

Yah kira-kira seperti itulah kritikan dan komentar pemirsa. Katanya sih karena sudah banyak spoiler yang bertebaran di forum-forum jadi skenario kedua yang dipake. Seperti juga di Reply 1994, writernim disebut membuat dua rencana skenario. Satu untuk happy ending Trash oppa dan satunya lagi untuk uri Chilbongi. Reply 1988 juga seperti itu. Saking serunya para fans membela teamnya masing-masing antara team Choi Taek vs Junghwan, thread Reply 1988 di forum Soompi ditutup karena sudah 'keras'nya perselisihan. WAEN YEOL!! *bunyi kambing*


Selain surprise di ending, ada surprise cameo juga loh. Di Reply 1994 sempat overlapping dengan pemain Repy 1997, nah di Reply 1988 coba tebak ceritanya bakal overlapping dengan Reply series yang mana?  

Conclusion


Diantara tiga drama di Reply series, saya paling suka Reply 1988. Jika Reply 1997 dan Reply 1994 berfokus pada tema cinta, Reply 1988 seperti drama percintaan sepaket dengan drama keluarga dan perjuangan mereka. Orang tua dari masing-masing dari lima teman ini bener-bener pencuri-adegan a.k.a scene-stealers. Penonton di 40-an dan 50-an diwakili oleh Seong Dong-il (bapaknya Duk Seong) dan keputusannya untuk pensiun dini; Ibu Seon-woo dan ayah Taek, sebagai orang tua tunggal; dan ibu Jung-hwan La Mi-ran, karakter ibu-ibu bawel yang mengalami menopause dini.

Hubungan cinta-benci persaudaraan digambarkan pada dua saudara Deok-seon dan Bo-ra. Mereka selalu berantem sepanjang waktu tapi ternyata satu sama lain saling memperhatikan. Hubungan kakak adik yang akur dan saling menyayangi ditunjukkan pada Kim bersaudara, Junghwan dan Jungbong. Not to forget, the cutest siblings : Sunwoo dan adik kecilnya Jin Joo.



Pendek kata Reply 1988 punya keseluruhan paket. Unsur emosionalnya ada, komedinya pun dapat. Tambah lagi bisa dapat penjelasan tentang urusan ekonomi dan sosial, lagu, film dan trend yang terjadi di akhir 1988. Meski mungkin belum lahir di tahun 1988, penonton masih bisa related dengan ceritanya. Menonton drama ini 'mengingat'kan penonton pada keluarga, teman masa kecil bahkan para tetangga.  

Sekali lagi tvN membuktikan drama Korea yang sukses tidak perlu cerita tentang amnesia atau kisah Cinderella dan aktor-aktor top. Ending mungkin kontroversial, tapi Reply 1988 sekali lagi berhasil membuktikan bahwa kekhawatiran orang-orang selama ini tentang cerita keluarga di slot prime time itu jeblok, tidak beralasan. Rating 18,8% untuk ukuran TV cable berbayar itu sudah sangat tinggi, loh. Tiga stasiun televisi utama Korea seperti KBS, SBS dan MBC harus hati-hati nih.

So, menurut kalian berikutnya akan ada Reply ke tahun apa lagi nih? Sempat dengar joke yang bilang ada rencana bakal dibuat Reply 1974. Entah bener atau enggak, kita tunggu aja. Siapa tahu malah Reply ke jaman Joseon. Bisa jadi kan?

*mbbbeeeeekkkkk................* 

39 comments:

  1. kalau melihat resensinya oke yaaa...Saya ngga begitu suka K-drama but I can understand why people love it so much :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba nonton aja dulu mak.. teman sy juga ada yg skeptis seperti dirimu, begitu ta' sodorin drama keluaran tvN langsung khatam aja 16 episode dalam 2 hari. Abis itu nagih drama korea baru.

      Delete
  2. Tahun 1988 mah tahun lahirku. Tapi emang aku gak terlalu suka dengan film lama sih :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha *boleh ketawa gak?* Reply 1988 ini produksi 2015-2016 mak. Judul sama settingnya aja yg tahun 1988. Jdi bukan film lama yah.. hehehehhe

      Delete
  3. Aku dong salah satu yang kurang puas sama endingnya. Sempat mogok juga ga mau nonton episode 19 sama 20. Dan ketika nonton berasa hambarnya.. *embekkk*

    Untuk keseluruhan cerita emang ya paling oke reply 1988, kol\mplit banget tapi untuk ending beserta penjelasannya yang paling oke ya 1997, :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya masuk akal jg sih alasan DS dgn pilihannya. Di tahun 1988 belum jaman kali perempuan nunggu cowo nembak setelah sekian lama diberi tanda. Mending sama yg jelas jelas aja, kan?

      Delete
    2. hai mbk.. sebenernya di episode 19 udh dibahas sama si *** kalo cinta itu tdk boleh ragu bkn krn timing atau takdir tp krn keinginan si *** buat bareng si doeksoen lebih banyak drpd dia... si *** kebanyakan mikir dan ragu jd ajah disabet yg lain hahaha

      salam kenal saya korban reply 1988 dan nangis habis2in nonton ini inget waktu nikah ortu nangis banyak juga aahh ceritanya nyata bgt

      Delete
  4. Aku cuma nonton yang Reply 1997. Sebenernya suka sama karakter ceritanya yang main tebak-tebakan.

    Cuma ya gitu deh, aku suka males nonton kalo keliatannya gak ada yang bening-bening hihihihih. :D

    ReplyDelete
  5. Reply 1988 Drama keluarga yg komplit Ahh team junghwan mmg hrus lapang dada.. Sapa suruh berjuang kok setengah2.. Liat choi teak yg diam2 menghanyutkan lbh bikin meleleh emang.. #teamDSTK mansee.. Mbbeeeeekkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada dasarnya tak ada hasil tanpa perjuangan, begitu juga dengan jodoh. Ahay!!

      Delete
  6. K-drama ini banyak banget yang suka. Nanti saya coba nonton ah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk yuk.. Aku sudah nonton 2 kali loh. :D

      Delete
  7. Woaaa, dirimu expert sekali dalam menjelaskannya mba.
    Betul-betul fans sejati KDrama :D

    ReplyDelete
  8. Aku bukan K-lovers, tapi nggak nolak kalo ada K-Drama yang bagus. Hihihi. Belum pernah nonton ini. Aih, penasaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba aja.. beda kok dari drakor biasa.

      Delete
  9. Wah.. Coba ntn gentleman dignity.. Itu drama korea yg paling keren dari sekian banyak drama korea yg pernah kutonton. Ceritany ttg cinta dan persahabatan utk cowo2 eh ajussi krn usia mereka udah cukup matang di drama ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau gak salah Gentleman Dignity u itu drama tahun 2014 ya? ato 2013? Sudah lama tahunya. Tapi gak tahu, males aja nontonnya. Hehehe.. Mungkin perbedaan selera aja.

      Delete
  10. baru saja selesai nonton sekuel ke3 reply series,, menurut saya ini r88 yang paling bagus,,, kisahx alami dan saat nonton kaya berkaca di kehidupan pribadi & mengenang masa kecil dulu di kampung halaman dan ingat teman2 masa kecil yg sdh jauh hikzzz....alurx indah dan pesan yg di dapat banyak paling sedih saat ibu gurux masuk kelas dan suru murid belajar sendiri sambil bilang kalian pasti nanti bakalan rindu masa2 ini,,, trus waktu mamax junghwan memasuk masa menepouse jadi nangis dan sadar bahwa kita anak2 gak peka saat ini kita pernah ngalami masa ini,,pas kejutan pesta perayaan perkawinan NY.mi rah eh, pas dong seok baca plakat buat ayahx,,, pas junghwan terlambat keduluan taek nemuin dung seon, pas borah married and nulis surat ayahx aduh sukses bikin gw nangis.. drama ini salah terbaik yg gw nonton

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaa.. aku pun berpendapat seperti kamu.

      Delete
  11. Akkkkkk gara2 blog kamu aku download Reply 1988 dan sukaaaaa banget! Aku team Jun Hwan tapi overall, Reply 1988 ini emang komplit banget apalagi ibu2nya juga lucu2 dan bikin mewek banget.
    Aku belum nonton 94 dan 97 sih tapi kyknya gara2 Reply 1988 ini antara pengen nggak pengen karena pasti bakal bandingin hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau teman Jung Hwan, jangan lupa nonton Lucky Romance. :D

      Delete
  12. mba vita, makasih loh penjelasannya. saya lagi nonton drama remember episode 19 *yey bentar lagi tamat* rencana abis kelar satu drama mau lanjut ke park bo gum. Gak ngerti kenapa drama ini populer. Soalnya udh pernah dikecewain sam reply 1994 yang menurutku engga sebagus R1997.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba dulu deh.. beneran, ini beda dengan Reply 1997 dan Reply 1994.

      Delete
  13. Aq baru beres nonton reply 1988 karena ada park bo gum..hehe..#teamTaek
    cukup shock dengan dandanan era 1988 padahal aq lahir 1989 haha, tapi berhasil membawa memori tahun 90an dan setelah beres nonton, cuma 1 kata untuk drama ini: Daebak!!!
    Tiap episode bikin nangis n terharu T.T
    Konsep ceritanya lain daripada yang lain, karena ada ttg keluarga juga dan persoalan hidup sehari-hari, masalah yang memang real bisa terjadi di kehidupan kita. Walaupun cuma drama, tp bisa termotivasi lihat perjuangan tiap keluarga. Rasanya 20eps dengan durasi 1.5jam masih kurang.
    Sepertinya, ending yang kurang bagus sudah jadi trademark nya drama korea, sudah terbiasa nonton drakor dengan ending yg tidak sesuai harapan hehe..tapi buat saya, reply 1988 ini sangat memuaskan (walaupun masih berharap di ending nya diceritakan perjuangan deok son n taek jadi nikah itu gmn, trs pgn liat 5 sahabat versi thn 2015 reunian mengenang masa muda hehe)
    Jadi penasaran ntn reply 94 n 97...apa kah sebagus reply 88?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maunya sih ada edisi spesialnya yah? Kita kan juga pengen tahu gimana nasib Jung Hwan ditinggal nikah.

      Delete
  14. Aku udah ntn R88 berkali2 tp ga bosan2. Menurutku lbh keren dr R94 dan R97. Komplit deh disini. Haru, sedih, lucu, senang, dongkol, semua ekpresi keluar. Pokoknya drama ini sukses bikin aku nostalgia sama masa kecil yg ga bisa terulang lg. Apalagi liat muka master choi taek yg bening gitu kalao udah cemberut . Bikin meleleh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Master Choi yang pintar maen Baduk tapi gak bisa markirin mobil itu? *mbeeeeeek* hahahaha.. #TeamTaek all the way!!

      Delete
  15. saya baru liat yg 1997.. :'D
    pngen liat yg 88 jadinyaa..
    park go bum,, itu yg main d I Remember You, bukan? 😳

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyess.. yg maen di Neil's Cantabile dan upcoming drama KBS Love in The Moonlight.

      Delete
  16. mba vita team mana nih? hehe
    suka banget sama reply yang ini, karakternya yg banyak bikin drama ini beda dari yang lain. cerita tentang keluarga, persahabatan, dan cintanya bener2 simpel banget saking simpelnya banyak yg g nyangka endingnya lol.. padahal intinya cuma ttg perjalanan seorang cewe abg yang mencari siapa yg disukainya,,
    sebelumnya suka sama couple di reply 97 sampe mikir ada ga ya yg bisa nyamain mereka.. ternyata adaaa dan bahkan lebih <3..
    ga cuma love linenya aja yg simpel da tulus, kasih sayang orang tua ke anak juga bener2 diliatin di reply ini.. the best lah pokoke.. skrg kalau nonton drakor jadi kurang nikmatin krn selalu ngebanding2in sama r88.. XD
    makasih reviewnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku team..... Ahh, susah milihnya. Tapi kalau kata PDnya sih Reply 1988 ini memang intinya ke keluarga. Masalah karakter utamanya jadian sama siapa gak begitu penting. Makanya yang diperlihatkan malah kawinan Bora bukan Deok Sun.
      Biar bagaimana pun, Reply 1988 jjang!!

      Delete
  17. Sakit hati nontonnya,udah nyampe episod 19 udah tau siapa suami nya gue langsung gamau lanjut nonton lagi �� #teamjunghwangariskeras

    ReplyDelete
  18. udah liat nih.
    condong ke #teamjunghwan gue. wkwk :'v
    aaaaa baver. :'3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baper se baper bapernya yah nonton drama ini. Mudahan2 ada Reply 1988 edisi spesial. Pengen tahu Junghwan menikah sama siapa.

      Delete
  19. Ah suka banget sama reviewnya nih, ngga kaya yang lain yang terlalu mempermasalahkan jodohnya DeukSeon. hwehehe
    awalnya sebel karena durasi 1 episodenya lama banget mana episodenya banyak juga (karena terbiasa nonton drama 16 episode dengan 1 jam durasi) tapi lama-lama malah ikutan kebawa, pengen lanjuuut aja rasanya.
    sebenernya sih gasengaja udah tau siapa yang nikah sama deuk soen pas lagi mau nonton episode 6/7? lupa haha tapi karena udah tau duluan jadi makin keciri dari awal siapa yang bakalan jadi ahaha ditambah rasanya ga mungkin terlalu mudah nebak kalo Jung Hwan yang bakalan jadi suaminya karena dari awal2 udah dijelasin kalo dia suka dan Deuk soen juga udah sadar walaupun Jung Hwan ga pernah bilang jadi rasanya ga mungkin aja gitu hehe
    tapi overall sukaaaaa banget! walaupun sempet nungguin gimana ke 5 sahabat ini pas dewasa, dikirain bakalan ada mereka semua diending tapi ditungguin ngga ada juga huhu
    btw, saya baru nonton yang Reply 1997 dan belum yang 1994 karena banyak yang bilang kurang bagus. Dan kalo mau dibandingin yang R88 sama R97 sama-sama punya keunikan sendiriii yang bikin ga bisa membandingkan hehe:D

    ReplyDelete
  20. Suka pas adegan Jung Hwan ditantang untuk ngungkapin perasaannya. Pas disitu gue baper banget sumvah.. Tapi kalimat terakhir 'ini hanya permainan' -_- .
    Lu tau ga itu gregetnya gimana, rasanya pengen gue gebukin tuh junghwan plus masukin karung. #Mbeeeekkk #sadiss

    ReplyDelete

Silahkan share postingan ini jika suka, tapi.. jangan dicopas ya. Boleh banget titip komen tapi gak perlu mencantumkan url blog kamu di badan komen. Cukup isi nama dan url blog kamu di bagian name and url. Otomatis keliatan dan akan saya BW kembali. Sering-sering mampir, ya! A happy reader is one of my excitement of being blogger. Terima kasih sudah berkunjung.

Powered by Blogger.