Skip to main content

My Kopi O' ... Ooohh Begini Rasanya

Ketika di Bulan Desember tahun lalu ada sebuah slot di Mall Ratu Indah yang di tutupi label "My Kopi O' " di sepanjang papan tripleks yang mengelilinginya sy langsung kepikiran "Yeah, another place to ngopi2 cantik to go". Dan keadaan itu terus terlihat sampai kemudian benar-benar buka di awal bulan Maret. Gila, lama bener preparationnya.. Lebih lama dari tempat ngopi sebelah yang sama-sama "pasang banner" opening soon ituh..

Anyway, Senin siang saya dan seorang teman memutuskan untuk ngopi-ngopi cantik di tempat itu. Menurut seorang di ranah twitter Cappuccinonya enak. Saya sih sebenarnya kurang begitu yakin karena pas saya nanya ke dia tentang satu tempat ngopi di lokasi yang sama dia malah belum pernah nyobain Cappuccinonya.Padahal menurut saya Cappuccino buatan mas Barista juara nasional itu belum ada tandingannya, at least di Makassar. 

My Kopi O' ... Ooohh Begini Rasanya

Jadi masuklah saya ke My Kopi O'. Satu hal yang langsung menarik perhatian adalah konsep design Open Kitchennya. Cantik. Didesign dengan berwarna putih membuat tempatnya jadi terkesan luas dan homey. Saya duduk manis di meja non-smoking dan datanglah mas-mas waiternya yang lebih terlihat seperti satpam bagi saya. Dia menyodorkan dua menu ukuran koran. Satu untuk menu Food dan satunya lagi menu Beverage. Di beberapa sisi  nama makanan/minumannya nampak icon jempol dan gambar cabe. Menurut mas-masnya itu berarti menu pilihan dan tingkat kepedesan masakannya. Yang menarik dari menu ini adalah di bagian belakang ada informasi bisa berfoto dengan setting My Kopi O'. Melihat design interiornya memang boleh banget di pakai untuk foto Pre Wedding atau semacamnya. 

Back to menu, My Kopi O' menyediakan menu yang beragam mulai dari ala Melayu-peranakan Cuisine, ala Japan hingga Western. Pilih punya pilih ini lah menu lunch kami tadi..

Caesar Salad


Cappuccino with Almond





Yakiniku Noodle & Ice Coffee Blackforest 






The Taste


Sebagai pencinta Cappuccino saya cuma bisa bilang penambahan rasa tertentu dalam Cappuccino hanya akan merusak cita rasa. Almond lebih enak di campur di bahan kue bukan di kopi. Untuk yang suka ngopi-ngopi sachetan ya bolehlah mencoba Cappuccino disini.Ringan cenderung manis. Gak perlu tambah gula. FYI Kopi basednya adalah kopi Robusta Lampung. Sementara Caesar Saladnya lumayan enak walaupun rasa Bawang Bombaynya agak susah hilang dari lidah. Habis makan ini better siapin permen atau mouthwash yah.. 

Pilihan ke dua adalah Yakiniku Noodle yang rasanya juga tidak terlalu istimewa walaupun juga tidak bisa dikatakan gak enak. Mungkin karena sudah terlanjur kecewa dengan Cappuccino nya jadi masakan ini dan Ice Coffee Blackforest nya pun akhirnya jadi biasa saja. 

The Price 


Memang sih di menu kisarannya antara 20rb-an hingga 40-rb-an. Tapi jangan lupa ada tax dan service nya. Empat menu tadi menghabiskan uang Rp.154rb-an. Mahal untuk ukuran rasa yang biasa saja. Dengan harga segitu saya bisa ngopi di Sbux ato di Black Canyon Coffee with a better taste of Coffee. 

Is it worth to hang out there?


It depends. Untuk ngopi2 cantik atau nge-date tempatnya tepat karena ada sisi romantisnya juga. Jika hang out with various people yang tujuannya gak sekedar ngopi tapi juga makan berat, tempat ini juga boleh di jadikan pilihan karena menunya beragam mulai dari Appetizer hingga Dessert. Tapi bagi saya mungkin cuma sekali itu saja saya mau berkunjung lagi kecuali ada yang traktir :)

Bagaimana pun selalu ada harga untuk setiap kenyamanan. Tapi soal kopi, mungkin masih banyak tempat yang lain.  Silahkan buktikan sendiri. 

XOXO


V

Comments

  1. Ow, ow, ow, ternyata kelas yg ditembak juga menengah ke atas yah.

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan share postingan ini jika suka, tapi.. jangan dicopas ya. Semua komentar dimoderisasi terlebih dahulu. Komen dengan link hidup, mohon maaf tidak saya approve. A happy reader is one of my excitement of being blogger. Terima kasih sudah berkunjung.

Popular posts from this blog

5 Aplikasi Mengetahui Judul Lagu Tanpa Mengetahui Liriknya

Jadi ceritanya, saya ini sering kangen sama Daehan, Minguk, Manse. Meski mereka sudah 'graduate' dari The Return Of Superman, saya masih penasaran dibuat penasaran dengan sebuah lagu yang dijadikan backsound di episode 116. Gak cuma saya, ternyata banyak juga loh penggemarnya Daehan, Minguk, Manse yang pengen tahu apa sih judul lagu itu. Saya sampai dikejar-kejar pertanyaan oleh salah seorang fansnya triplets di Instagram.

Biasanya kalau saya gak tahu judul sebuah lagu, saya berusaha menangkap beberapa kalimat dari lyrics lagu tersebut. Abis itu baru deh nanya Om Google. And it works all the time, except for this one : Lagu Backsound di episode perpisahan Daehan, Minguk, Manse. Mesin pencari seperti Google atau Bing tidak akan banyak membantu kecuali kita tahu beberapa kata dari lirik lagu atau clue tentang nama artis atau band. Dan saya gak bisa menangkap sama sekali liriknya juga gak tahu pasti siapa yang nyanyi. Gimana caranya ya?




5 Aplikasi Mengetahui Judul Lagu Tanpa Men…

Begini Cara Lulus Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Setelah sebulan mutasi di Mamuju, di akhir bulan April saya ditugaskan ke Jakarta demi menempuh diklat Pengadaan Barang dan Jasa yang diselenggarakan oleh LKPP sekaligus ngambil ujian sertifikasinya. Excited? Yes! Entah kenapa saya suka sekali dengan belajar entah itu namanya kuliah, diklat atau sekedar workshop. 'Jeleknya' lagi, saya suka banget ujian. It's like challenging myself of how good I am to comprehend the study.  Weird, isn't it? 
Baca juga : Hello, Mamuju! 
So, ketika akhirnya saya didaftarkan untuk mengikuti diklat sekaligus ujian sertifikasi ini, I was super excited. Yes, I was a little bit worry whether I can pass the exam, secara sudah sangat sangat bukan rahasia lagi kalau ujian sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah itu susaaaahhh banget lulusnya. There's just a little chance that first time taker like me can pass the exam. It's possible though, but it's rarely happen. Terkadang harus ikut ujian dua tiga kali (bahkan denger-denger …

Review L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence Water

Menginjak usia 40 tahun, aku mulai lebih intens memperhatikan perawatan kulit wajah. Usia di mana kebanyakan orang mulai memiliki satu dua garis kerutan, entah itu di dahi, ujung mata atau sekitar bibir. Kulit wajah sudah tidak sekencang dan sefresh saat masih berumur belasan dan dua puluhan, membuat banyak perempuan termasuk aku  ingin tetap menjaga kelenturan kulit wajah. Keriput memang tidak bisa dihindari, tapi paling tidak bisa dimimalisir bukan? Review L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence WaterKebetulan banget aku menemukan paketan ‘Youthful Kit’. Isinya L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence Water dan Dex Revitalift White Day Cream. Wah, pucuk dicinta ulam tiba. Pas banget, kebetulan aku sudah sering menggunakan produk-produk L’oreal dan gak pernah ada masalah.


Paket tiba dua hari kemudian dan langsung aku unpacked (check di Youtube Channel Vita Masli, ya. ). Gak sabar banget pengen menggunakan L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence Water se…