Skip to main content

Rick Price And Kahitna, Love in Concert

Hujan yang sedari pagi deras membasahi Makassar berhenti siang itu saat penukaran voucher tiket Rick Price And Kahitna Love In Concert di buka. Untungnya langit Makassar tak lagi galau saat malam menjelang. Langit, kamu gak usah ikutan galau juga deh..Ada juaranya lagu galau malam ini : Kahitna. 

Saya bergegas menuju venue. Di tiket tercantum pukul delapan malam adalah waktunya walaupun saya agak pesimis acara akan di mulai tepat waktu. Tak apa. Panitia menggunakan sistem pembagian berdasarkan kelas dan duduk di kursi. Tidak seperti ujian di kelas, semakin jauh dari dosen/guru semakin baik. Nah ini harus cari tempat strategis demi view yang oke. 

Betul saja, di depan sudah penuh terisi. Hati masih tenang, selama ini saya nonton pertunjukan musik eventually saya pasti bisa ke depan panggung. *Nyengir*. Sambil duduk manis di tengah bersama "Gerombolan Asik" saya menyusun strategi. Enaknya sih nonton pertunjukan musik yg lagu-lagunya asik jangan sambil duduk biar bisa seru-seruan. Tawaran ID Card Press dari kantor ( Yes, You're late Mister.. Kenapa gak dari tadi sore sih) sebenarnya bisa menempatkan saya di barisan terdepan bersama para crew TV lainnya. Tapi setelah beberapa menit berada di antara mereka saya merasa gak enak meninggalkan Gerombolan Asik. Balik lagi duduk di deretan tengah menunggu performancenya Om Rick Price. 

Postcard from Rick Price
Beda. Itulah yang tampak dalam konser Rick Price dan Kahitna. Tidak seperti konser-konser pada umumnya di mana musisi Indonesia hanya menjadi pembuka dan musisi luar negeri yang menjadi bintang utamanya, kali ini Rick Price akan tampil sebelum Kahitna. Tapi sebelum Om Rick muncul, tersebutlah dua orang MC yang kurang persiapan. Sepanjang yang saya tahu dua MC dari radio M dan P ini sudah sering ngemsi. Sayangnya mereka mungkin gak cari tahu apa aja sih lagu-lagunya Rick Price dan Kahitna. Si emsi cowo dengan gamblangnya bilang,"Siapa sih disini yang gak tahu hits-hitsnya Kahitna, seperti Jinak-Jinak Merpati..." 

Jedeeeenggggg!!! 

Saya sebagai orang yang pernah mentraining si emsi cowo di radio M jadi malu gimana gitu. Don't hide behind your cue card,please cari tahu siapa yang lo presenting ini.. Gak usah terlalu banyak di bahas lah dua MC ini.Tanpa babibu lagi muncullah Rick Price dengan setelan keren dan gitar. 
Jreng!

Tak banyak basa basi Rick memainkan lagu-lagu dari album lawas dan barunya. Seperti yang saya duga sebelumnya sambutan penonton Makassar adem ayem saja. Malah lebih banyak yang sibuk dengan gadget dan socmed mereka masing-masing. Satu dua kali saya dengar dari belakang teriakan "Heaven Knows" yang tentunya di tanggapi sepi oleh Rick Price. Penyanyi ini memang terlihat sedikit kaku dan jaim dengan penonton. Terlalu dingin. Memang dia sempat melemparkan satu dua pertanyaan ke penonton, misalnya : Siapa yang disini pengantin baru dan Siapa yang nonton dengan anaknya? Hanya saja penonton Makassar juga menanggapinya dengan ke-jaiman yang sama. Mungkin ada yang kurang mengerti bahasa Inggris tapi tak sedikit yang memang kurang jelas mendengar apa yang di katakan Rick. Entahlah. Tapi saya sempat membuka jasa translate bahasa Inggris ke Indonesia gegara Rick.*Eh bayar dong :p * #ditimpukseBallRoom.

Si Muka Jutek Bagi-Bagi Tttd
Penonton Makassar mulai sedikit bersuara ketika Rick menyanyikan "Nothing Can Stop Us Now"  Oh well, gak bisa nge-blaming mereka juga sih. Lagu-lagu Rick Price yang lekat di ingatan mereka mungkin hanya tiga : Nothing Can Stop Us Now, If You Were My Baby dan Heaven Knows. Jadi ketika Rick membawakan lagu-lagu dari album terbarunya "The Water's Edge" kebanyakan masih dengan duduk manisnya hanya bertepuk tangan selayaknya. At least they were trying to be nice. Walaupun begitu tidak melunturkan standar perform Rick Price, tetap kuat dan maksimal.
Hingga kemudian Rick Price mengumumkan ia akan perform sebuah lagu bersama Kahitna, penonton langsung semangat lagi. Melihat tanggapan penonton yang bertolak belakang dengan sebelumnya,rasanya pengen menepuk bahu Rick,"Yang sabar yah.. Tapi kami menyimak loh tadi.."pake hastag #PukPuk.

Rick Price silam ke belakang panggung dan Kahitnya yang jelas-jelas lebih di tunggu mulai menyanyikan lagu-lagu andalan mereka. Di buka dengan Everybody Needs Somebody, Cerita Cinta dan Aku Punya Hati tanpa jeda. Setelah lagu ketiga Hedi Yunus mulai menyapa penonton di timpali ke Mario dan Carlo.Vokalis yang satu ini bener-bener jadi andalan Kahitna sekarang nampaknya. Gak bisa disalahkan juga secara sebagai penyanyi berusia paling muda dan good looking bisa di pakai untuk ngegaet para fans baru yang Abege gitu. Maklum untuk bertahan di industri musik don't underestimated the power of putih abu-abu tampaknya. Walaupun yang anak kuliahan juga tetap jadi perhatian. Tapi harusnya sih biar bagaimanapun Kahitna jangan sampai lupa dengan fans lamanya yang sudah dewasa. Mereka gak bakal ada selama 25 tahun tanpa dukungan fans lama loh..

Kahitna Nyanyi Lagu Cantik
Secara garis besarnya Kahitna who own the night. Mereka lebih komunikatif dan sangat bisa mengambil hati penonton Makassar. Bukan saja dengan cara trio vokalis membuat penonton lain sirik sesirik-siriknya dengan seorang penonton yang di tarik ke atas panggung tapi juga joke yang di lontarkan Yovie Widianto tentang miscommunication dengan orang Makassar.

Ceritanya sewaktu kuliah Yovie pernah bertandang ke kosan temannya yang berasal dari Makassar. Waktu itu ia bertanya,"Kopi mana?" Maksudnya nanya Kopi buat dia mana. Tapi di jawab oleh teman Makassarnya dengan "Sapi main bola". Bingunglah Yovie. Ditanyain Kopi buat dia mana kok malah diberi jawaban tentang Sapi sih. Padahal dalam dialek Makassar sehari hari Sapi itu kependekan dari SA PergI sedangkan Kopi itu Kau PergI. Lumayan bisa buat orang Makassar ini tertawa tanpa merasa di tertawakan :D

Konser malam itu di tutup dengan penampilan bersama Kahitna dan Rick Price membawakan lagu Heaven Knows. Rick Price pun turun ke panggung menyapa penonton untuk terakhir kalinya masih dengan muka lempengnya. Anyhow, konser ini sebenarnya boleh dikatakan kurang memuaskan buat saya bukan karena perform mereka tapi karena ketentuan dari Panitia yang mensetting penonton untuk duduk. Padahal akan lebih seru jika dibuat kelas festival,berdiri di depan panggung seperti biasa.

Heaven Knows - Rick Price & Kahitna



Priceless Moment with Mr.Price
By the way setelah konser habis panitia memberi kesempatan untuk tanda tangan Rick Price. Aksi dorong-dorongan pun terjadi di depan meja dimana Rick dengan muka lempengnya mendatangani setumpuk postcardnya. Saya berhasil dua kali minta tanda tangannya malah sempat foto bersama walaupun nyempil-nyempil dengan "Gerombolan Asik".

Apapun memang gak ada gading yang tak retak, demikian lah.. Sampai ketemu lagi di konser berikutnya.

XoXO

V

Comments

Popular posts from this blog

5 Aplikasi Mengetahui Judul Lagu Tanpa Mengetahui Liriknya

Jadi ceritanya, saya ini sering kangen sama Daehan, Minguk, Manse. Meski mereka sudah 'graduate' dari The Return Of Superman, saya masih penasaran dibuat penasaran dengan sebuah lagu yang dijadikan backsound di episode 116. Gak cuma saya, ternyata banyak juga loh penggemarnya Daehan, Minguk, Manse yang pengen tahu apa sih judul lagu itu. Saya sampai dikejar-kejar pertanyaan oleh salah seorang fansnya triplets di Instagram.

Biasanya kalau saya gak tahu judul sebuah lagu, saya berusaha menangkap beberapa kalimat dari lyrics lagu tersebut. Abis itu baru deh nanya Om Google. And it works all the time, except for this one : Lagu Backsound di episode perpisahan Daehan, Minguk, Manse. Mesin pencari seperti Google atau Bing tidak akan banyak membantu kecuali kita tahu beberapa kata dari lirik lagu atau clue tentang nama artis atau band. Dan saya gak bisa menangkap sama sekali liriknya juga gak tahu pasti siapa yang nyanyi. Gimana caranya ya?




5 Aplikasi Mengetahui Judul Lagu Tanpa Men…

Begini Cara Lulus Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Setelah sebulan mutasi di Mamuju, di akhir bulan April saya ditugaskan ke Jakarta demi menempuh diklat Pengadaan Barang dan Jasa yang diselenggarakan oleh LKPP sekaligus ngambil ujian sertifikasinya. Excited? Yes! Entah kenapa saya suka sekali dengan belajar entah itu namanya kuliah, diklat atau sekedar workshop. 'Jeleknya' lagi, saya suka banget ujian. It's like challenging myself of how good I am to comprehend the study.  Weird, isn't it? 
Baca juga : Hello, Mamuju! 
So, ketika akhirnya saya didaftarkan untuk mengikuti diklat sekaligus ujian sertifikasi ini, I was super excited. Yes, I was a little bit worry whether I can pass the exam, secara sudah sangat sangat bukan rahasia lagi kalau ujian sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah itu susaaaahhh banget lulusnya. There's just a little chance that first time taker like me can pass the exam. It's possible though, but it's rarely happen. Terkadang harus ikut ujian dua tiga kali (bahkan denger-denger …

Review L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence Water

Menginjak usia 40 tahun, aku mulai lebih intens memperhatikan perawatan kulit wajah. Usia di mana kebanyakan orang mulai memiliki satu dua garis kerutan, entah itu di dahi, ujung mata atau sekitar bibir. Kulit wajah sudah tidak sekencang dan sefresh saat masih berumur belasan dan dua puluhan, membuat banyak perempuan termasuk aku  ingin tetap menjaga kelenturan kulit wajah. Keriput memang tidak bisa dihindari, tapi paling tidak bisa dimimalisir bukan? Review L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence WaterKebetulan banget aku menemukan paketan ‘Youthful Kit’. Isinya L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence Water dan Dex Revitalift White Day Cream. Wah, pucuk dicinta ulam tiba. Pas banget, kebetulan aku sudah sering menggunakan produk-produk L’oreal dan gak pernah ada masalah.


Paket tiba dua hari kemudian dan langsung aku unpacked (check di Youtube Channel Vita Masli, ya. ). Gak sabar banget pengen menggunakan L'oreal Revitalift Micronized Centella Essence Water se…