Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2015

5 Tips Memilih Mobil Untuk Wanita

Katanya, mobil itu hal yang 'laki banget'. Lihat saja iklan-iklan mobil, identik dengan model laki-laki. Di saat mereka ngumpul-ngumpul, bawaannya selalu pengen ngomongin mobilnya. Knalpot yang harus diracing-in lah, mobil siapa yang terbaru lah, modifikasi mobil siapa yang paling keren lah atau seberapa tinggi kecepatan mobil yang mereka miliki. Ah..pokoknya gak kalah rame deh dengan obrolan panci Korea ala ibu-ibu arisan Dharma Wanita di kantorku. 
Mungkin itu kali yah mengapa stereotype yang berkembang  sejak dulu seperti itu. Mobil itu khusus laki-laki sementara perempuan ngurusin panci aja. Sebenarnya tidak selalu benar juga. Seiring dengan peningkatan kesibukan diluar rumah banyak perempuan yang akhirnya memilih belajar nyetir agar bisa mengendarai mobil demi memperlancar aktifitas. Awalnya mungkin pake mobil keluarga (entah itu punya ayah atau suami) lalu kemudian ketika sudah lumayan lihai mulai mengidamkan punya mobil sendiri.

Baca juga : Berani Lebih, Lebih Berani Ny…

The Return Of Superman, Pilihan Tayangan TV Berkualitas Untuk Keluarga

Disaat maraknya tayangan televisi nasional Indonesia yang kurang mendidik dan berkualitas, saya jadi skeptis dan males nonton channel nasional. Pilihan saya akhirnya nyebrang ke televisi negara lain, salah satunya Korea Selatan. Bukan gak nasionalis sih, tapi memang beberapa tayangan produksi Korea Selatan cukup masuk akal. Tidak sekedar menghibur namun juga punya sisi edukasi dan budaya yang jarang saya temui di tayangan televisi kita.

Salah satu tayangan yang jadi favorit saya adalah The Return Of Superman(atau Superman is Back / 슈퍼맨이 돌아왔다), variety show Korea yang tayang di KBS TV. Tema dari The Return Of Superman ini mengangkat sisi lain dari pengasuhan anak. Selama ini yang kita tahu ibu adalah orang yang paling berperan dalam mengasuh anak. Tapi apa jadinya jika sang ibu diberi 'me time' selama 48 jam dimana pengasuhan anak diserahkan pada sang ayah. Kebayang gak sih, anak-anak yang menggemaskan namun terkadang tingkahnya bikin pusing pala barbie itu bertemu dengan ayah…

Rayakan Momenmu Bersama Gebyar Tahapan BCA

Ada banyak cara merayakan momen bersejarah. Dulu saya selalu berpikir hanya momen besar saja yang harus dirayakan. Hari raya, ulang tahun, pernikahan, hari jadi, kelulusan sekolah, naik kelas adalah momen yang umum dirayakan. Sampai ketika saya kelas dua SMU,  saya diberi sebuah tantangan dari papa. 
Tantangannya adalah mencukupkan segala kebutuhan saya sebagai pelajar dalam sebulan dengan uang lima ratus ribu rupiah. Kalau kurang dari tiga puluh hari uang itu sudah habis, saya gak boleh minta lagi. Tapi kalau masih bersisa, nanti akan ada hadiahnya. Waktu itu kurs rupiah tidak seanjlok sekarang sih, lumayan banget buat beli cilok segerobak. Tantangan itu akhirnya saya terima.
Langkah pertama setelah menerima tantangan adalah menghitung pengeluaran. Saya mengusahakan agar jajan dan transport tidak melebihi budget tapi jangan menyiksa diri juga. Saya pun mereka-reka apakah saya harus bawa bekal dari rumah atau mulai melancarkan gerakan nebeng pulang sekolah jika budget menipis. Tenyata …

Keindahan Ponsel Pintar Samsung Galaxy S6 Dalam Drama Korea

Siapa disini yang suka nonton drama Korea? (Gue!! Gue!!).
Pernah merhatiin gak, ponsel selalu ada dalam plot cerita apapun dalam drama Korea yang kita tonton. Kecuali untuk drama yang settingnya pada waktu ponsel belum diciptakan yah.. Tapi boleh di cek di lapak DVD sebelah deh, dalam drama Korea pasti ada yang pegang ponsel. Dari kaya melintir sampai yang miskin abis, dari anak muda sampe nenek-nenek, semua karakter gak ada yang gak pegang ponsel jenis terbaru. Disaat kita pake ponsel tuh disayang-sayang gak boleh lecet, karakter di drama Korea dengan santainya melempar ponselnya sembarangan bahkan dibuang ke aspal lalu digilas roda mobil yang lewat. Hadeuh.. *ngelap-ngelap ponsel jebot kesayangan*
Sebenarnya ada banyak alasan mengapa ponsel bertebaran di dalam adegan-adegan drama Korea. Selain memang 'pesan sponsor', secara reality menurut sebuah penelitian di tahun 2013 ternyata 65% dari masyarakat Korea Selatan yang berumur 6-19 tahun sudah punya ponsel. Di tahun 2014 men…

Solusi Makan Siang Yang Tertunda Dengan Mi Kering Tropicana Slim

Hari Senin biasanya saya selalu disibukkan dengan banyak kerjaan di kantor yang bikin saya sering telat makan. Saking telatnya makanan di kantin kantor sudah habis semua. Yang tersisa hanya mi instant dan telur saja. *Sigh* #nasib
Saya, seperti sekian ratus juta orang di muka bumi ini sebenarnya sukaaaaaa banget makan mie instant. Praktis, gak pake lama, harganya juga gak mahal. Tapi makin kesini sempat banyak baca informasi yang beredar kalau sebenarnya mie instan ini termasuk kategori junk food. Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berpengaruh buruk bagi kesehatan jika sering dikonsumsi. Saya kan jadi khawatir. Makanya saya gak mau sering-sering makan mi instant, kecuali kalo lagi pengen...banget atau kepepet. 
Saya sudah siap-siap aja dimasakin mi instan biasa oleh ibu kantin ketika secara tidak sengaja mampir ke ruangan sebelah dan melihat ini diatas meja teman sekantor saya. 
Boleh nih.. Alhamdulilah yang punya berbaik hati memberikan satu stok Mi Kering Ayam Bak…

World Blood Donor Day With Song Il Kook and Daehan Minguk Manse

Tau gak kalau tanggal 14 Juni ditetapkan sebagai Hari Donor Darah Sedunia a.k.a World Blood Donor Day? Walaupun sudah ditetapkan sejak tahun 2004 oleh WHO, saya baru ngeh kemarin. Itu juga gara-gara tweetnya Song Il Kook, bapaknya Daehan Minguk Manse. Sebagai duta donor darah Korea, Song Il Kook melakukan donor darah lalu share di twitter sebagai penyemangat bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama.  

Makan Siang di Gastros Coffee and Eatery Makassar

"Maksi dimana?" (Maksi =  makan siang)
Ini adalah pertanyaan paling sering terlontar menjelang jam makan siang di kantor. Bisa jadi karena bosan dengan makanan di kantin, tapi lebih sering karena alasan 'sekalian jalan-jalan', jadilah jam makan siang biasanya gue cuzz ke tempat makan yang enak dan nyaman. Ditemani Im Siwan tentu saja, mobil Agya kesayangan gue. 
Kali ini giliran "Gastros Coffee & Eatery" di Mall Ratu Indah di Jalan Ratulangi Makassar. Tidak sulit menemukan restaurant ini karena terletak di lantai dasar, dekat parkiran. Setelah memarkir Agya gue dengan cantiknya, jalan sedikit, kelihatan deh signnya. Memasuki Gastros Coffee and Eatery gue disambut dengan interior dan dekorasi yang mengingatkan gue pada Bistro di Paris ( halah, kek gue pernah kesana aja!). Dinding batu bata (tanpa dipoles), kursi dan meja yang terbuat dari kayu dengan jendela lebar sehingga tidak perlu lampu yang banyak dan terang. 
Kebetulan gue masuk dari pintu samping …

Tentang Rating dan Drama Korea

Beberapa hari yang lalu teman sekantor  ngabarin kalau drama "Ex-Girlfriend Club" yang tayang di tvN sebentar lagi akan selesai masa tayangnya. "Cuma duabelas episode saja coba..,"katanya dengan ekspresi sedih. Ketika drama favorit dihentikan karena rating yang rendah, bisa jadi ada yang berkomentar :  "Kenapa peduli amat sama rating sih, orang ceritanya seru juga. Emang kita nonton rating yah, bukan drama?" Sebagai orang yang bekerja di dunia penyiaran televisi dan radio, gue merasa tergelitik  pengen  nulis mengapa industri penyiaran sangat peduli dengan sesuatu yang bernama : Rating.


Bagi orang awam rating itu gak berpengaruh sepanjang menurut yang bersangkutan drama itu disukainya. Tapi bagi orang yang bekerja di televisi dan radio dan berprofesi sebagai eksekutif produser, produser dan asisten produser, rating itu penting banget. Jika ratingnya jeblok bukan pemain dramanyanya yang dimarahin, bukan juga penyiarnya tapi tiga orang yang berkompeten ini …

5 Karakter Nyebelin Di Drama Korea

Dalam drama Korea ada begitu banyak karakter yang menarik. Ada yang baik hati, tidak sombong, rajin menabung, pokoknya gak bisa dibedain lah sama anak pramuka. Ada juga yang tajir melintir tapi sengaknya minta ampun, anak miskin tapi hapenya Samsung terbaru (sponsor sih yah..). Ada yang bikin jatuh hati, ada juga yang bikin kesel setengah mati. Tapi walaupun ngeselin karakter-karakter itu bikin cerita dari sebuah drama makin bervariasi.

5 Karakter Nyebelin Di Drama Korea 
Banyak yang mengira karakter yang ngeselin adalah karakter antagonis. No..no..no.. Gak semua karakter yang bakal gue bahas di sini adalah peran antagonis, Ada loh peran protogonist yang nyebelin. Inilah lima karakter nyebelin di drama Korea versi gue dalam urutan acak :  
1. Lee Ga Young ( Fashion King - Shin Se Kyung)
Masih ingat gak dengan karakter ini? Di drama  Fashion King Shin Se Kyung memerankan tokoh utama bernama Lee Ga Young. Dia adalah perempuan berusia  20-an yang penuh dengan keoptimisan. Meskipun hidup s…