Squid Game, Masihkah Kamu Bisa Mempercayai Manusia?

Belakangan lagi tren sebuah drama Korea berjudul Squid Game yang tayang di Netflix. Drama ini berkisah tentang kehidupan sekelompok orang yang terjerat utang dan tak berdaya menghadapi tekanan hidup karena tak ada uang. Mereka berasal dari berbagai macam latar belakang keluarga, pekerjaan bahkan budaya. Persamaan mereka cuma satu, mereka kesulitan secara finansial. 

Squid Game Review


Review Squid Game, Masihkah Kamu Bisa Mempercayai Manusia ?

Mereka kemudian bertemu dengan seorang lelaki misterius (Gong Yoo) yang mengajak mereka bermain games Ddakkaji, sebuah permainan tradisional Korea. Jika mereka menang, mereka akan mendapatkan hadiah uang. Jika kalah, mereka tidak perlu membayar si agen misterius ini. Mereka cukup harus menerima tamparan di pipi. 

Gong Yoo

Seringnya mereka kalah. Lalu kemudian di satu titik mereka akan menang dan mendapatkan uang hadiah. Buntut-buntutnya mereka ditawarkan untuk ikut sebuah permainan yang hadiahnya lebih besar daripada hadiah yang mereka dapatkan tadi. Permainannya sederhana, permainan yang dimainkan saat anak-anak dulu. 

Terdengar sangat menggiurkan, apalagi untuk orang-orang yang kesulitan financial. Main game aja bisa dapat duit. 

Adalah Seong Gi-hun, seorang driver yang terjerat hutang, sering bermain judi, hidup bersama ibunya yang sakit diabetes, terpisah dari anaknya akibat percerain dengan istrinya yang kemudian menikah dengan lelaki yang lebih stabil secara finansial. Dia akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran tersebut karena ingin membayar hutang dan agar bisa menjadi wali anaknya yang akan pindah ke Amerika. 

Tak disangkanya permainan anak-anak yang tampaknya menyenangkan dan membawa memori manis, berbuntut tragis. Teman sepermainan bukanlah teman yang baik hati. Teman sepermainan kali ini bisa jadi tak pake hati. 

Squid Game


Saya tidak akan menulis spoiler di sini apalagi untuk kamu yang belum nonton, rasanya seperti kamu baru main di game yang pertama dan sudah ada yang menembakmu dari arah yang tak kau sangka. No, i won't do that! 

Saya hanya pengen share aja pandangan saya tentang serial Korea ini. Banyak yang bilang Squid Game ini plagiat dari serial Jepang As The God Will. Saya belum pernah nonton serial Jepang tersebut, saya malah terpikir film Hunger Games saat menonton episode pertama. 

Apalagi katanya serial Squid Game ini direncanakan dan ditulis di tahun 2008, which is itu adalah tahun di mana Hunger Games booming. Hunger Games sendiri ceritanya juga berawal dari kemiskinan dan kebutuhan pesertanya untuk bertahan hidup di tempat mereka tinggal. Pemenangnya akan mendapatkan makanan, fasilitas dan kekayaan which is di Squid Game ini adalah hadiah uang jutaan Won. 

Squid Game Plagiat


Baik peserta Hunger Games maupun peserta Squid Game seringkali dihadapkan pada pilihan : Selamatin diri lu atau selamatin juga orang yang dekat dengan kamu. Di satu sisi, kamu pengen selamat dan menang namun di sisi lain kamu juga gak tegaan sama teman yang setim sama kamu. 

Dilemanya Seong Gi Hun tuh di situ. 

Karakter ini digambarkan di awal serial sebagai seorang penjudi yang suka ngambil duit ibunya yang sudah tua renta dan sakit-sakitan. Kesannya sangat tidak bertanggung jawab dan tegaan ya. Seiring berjalannya cerita, penonton kemudian disuguhkan perubahan karakter Seong Gi Hun setelah bertemu dengan karakter-karakter yang 'sadis dan tegaan' di lokasi permainan. 

Bahwa sesungguhnya Seong Gi Hun ini sebenarnya dari awal adalah orang yang sangat care pada orang-orang di sekitarnya, tapi kepahitan hidup yang memaksanya tampak seperti orang yang tidak bertanggung jawab pada keluarganya. 

Gampang percaya pada orang yang dianggapnya baik menjadi boomerang untuknya saat dia bermain bersama orang-orang yang terjerat hutang dan mata duitan ini. Hingga kemudian dia menyadari bahwa permainan ini berawal dari orang yang dia percaya dan pernah dia lindungi. 

Squid Game Characters


Kesimpulan saya tentang serial ini, it's a good show. Pemainnya pun luar biasa keren aktingnya, bahkan saya pun ikut tertipu! Alur ceritanya menarik, penuh dengan plot twist tak terduga. Genre Squid Game bisa dibilang thriller tapi di sisi lain sama seperti drama Korea pada umumnya, mereka sangat jago membungkusnya dengan selipan kekeluargaan.  Penonton tidak hanya terharu tapi juga lebih menghargai keluarga dan orang-orang terdekatnya. 

Meski kemudian ada pengkhianatan tapi kelihatannya sangat masuk akal karena related dengan kehidupan sehari-hari. Saya menonton Squid Game ini malah terpikir sebenarnya dalam dunia kerja hal yang terjadi pada peserta Squid Game ini sering terjadi. Orang-orang membentuk kelompok, tapi kemudian dalam kelompok itu akan ada orang yang ditikung, ditusuk dari belakang padahal di depan kamu orangnya baik banget dan sangat membantu. Huh! 

Squid Game Netflix Cast


Salah satu karakter penting dalam Squid Game ini pun kemudian mempertanyakan setelah semua yang telah Seong Gi Hun alami dalam permainan itu, masihkah ia bisa mempercayai manusia (betul-betul baik) ?

That's the question yang sebenarnya bukan hanya ditujukan kepada Seong Gi Hun, tapi bisa juga buat penontonnya. 

Sekarang giliran kamu menjawabnya. Yuk, mari kita mulai permainannya! 

1 komentar

  1. Game ini yang viral dan memiliki pesan moral berkaitan finansial, kesan nonton film ini menegangkan dan huft dihadapkan kenyataan pahit dalam kehidupan. :)

    BalasHapus

Silahkan share postingan ini jika suka, tapi.. jangan dicopas ya. Semua komentar dimoderisasi terlebih dahulu. Komen dengan link hidup, mohon maaf tidak saya approve. A happy reader is one of my excitement of being blogger. Terima kasih sudah berkunjung.